Angin dahulu menyeret nada bisik
aroma daun dicampakkan ke pembuangan
jangan menangis rumahku karena musim yang sumbang
rintik ini telah dinotasikan
untuk dahaga kita
Senja tiba-tiba menunggu reda
bayangan yang tak usah diterjemahkan dalam birama
kelimpahan rasa di ujung langit kita
Dengarlah nyanyimu ke bumi
pada lembar-lembar komposisi
sebelum luruh di bait coda
Rabu, 31 Maret 2010
Minggu, 28 Maret 2010
GASING UDARA
Ke mana dan sampai di mana
perjalanan udara mengikuti cuaca
disaring embun dan daun-daun bersemi
dijatuhkan hujan ke tanah,
masuk ke pori-pori waktu
menjelma napasmu
digetarkan angin
berburu demo jalan raya
Pada orbit rotasinya sendiri
mengalir medan magnet
dari kutub ke kutub berlawanan
semakin jelas desisnya
semakin goyah lintasannya
dan merenungi diri
ketika terhempas syndrom putarannya.
perjalanan udara mengikuti cuaca
disaring embun dan daun-daun bersemi
dijatuhkan hujan ke tanah,
masuk ke pori-pori waktu
menjelma napasmu
digetarkan angin
berburu demo jalan raya
Pada orbit rotasinya sendiri
mengalir medan magnet
dari kutub ke kutub berlawanan
semakin jelas desisnya
semakin goyah lintasannya
dan merenungi diri
ketika terhempas syndrom putarannya.
Kamis, 25 Maret 2010
RUMAH SEPI
lengang
aktivitas tak berada pada kesibukan gerak
tetapi lebih dalam konsentrasi pikir
sesekali tatapmu bertanya sudah jam berapa
kerna masih banyak yang harus terjadi
di luar sana
angin yang menggetarkan ruang
menyusup ke pori-pori perlahan
kering keringat di punggungmu
sesekali kauusap wajahmu yang berangkat keriput
guratan meja masa pendidikan kita
dan lagu-lagu yang didendangkan di pita kaset
tak juga diperdengarkan selama engkau ada di sini
aktivitas tak berada pada kesibukan gerak
tetapi lebih dalam konsentrasi pikir
sesekali tatapmu bertanya sudah jam berapa
kerna masih banyak yang harus terjadi
di luar sana
angin yang menggetarkan ruang
menyusup ke pori-pori perlahan
kering keringat di punggungmu
sesekali kauusap wajahmu yang berangkat keriput
guratan meja masa pendidikan kita
dan lagu-lagu yang didendangkan di pita kaset
tak juga diperdengarkan selama engkau ada di sini
Kamis, 11 Maret 2010
SANGGAR PAMUJAN
Bersedeku pada tanah luka tangan mengatup jalan dada
berurai air mata keheningan
basuhlah napas selagi udara bertiup
datang dengan lambung yang sunyi
berurai air mata keheningan
basuhlah napas selagi udara bertiup
datang dengan lambung yang sunyi
Langganan:
Komentar (Atom)