Selasa, 31 Maret 2009

TANGGUL

Terkikis sudah tanah yang terendam hujan
berguguran atap rumah diterjang lidah air situ
mengapa warisan itu tak terbaca dalam daftar cuaca pagi?
ketika banyak orang masih terlelap dan kokok ayam belum nyaring
tapi siapa di sini empunya tanggul berlumpur sampah musim libur
jalan yang berliku izin dan tanda tangan
hanyut ke lurah-lurah kepedihan
bumiku yang semakin panas
menggerutu di gerbang kota
nantikan lagi bangunan itu kokoh kembali
sesudah percakapan panjang di posko bantuan

Selasa, 24 Maret 2009

POHON JAMBU DI PEKARANGAN RUMAH

Di depan pagar ada pohon jambu
tumbuh begitu saja karena luapan air selokan
aku sempat memangkasnya takut tak punya tanah bermain
hampir semua biji yang tersangkut di jerambah kayu itu berakar liar
di antara rumputan
cangkul dan parang kehilangan tangkai
setiap tebasan di tanah berkelit pada timbunan batu-batu
yang terkikis hujan di jalan
pada musim buah yang ranum
anak-anak sekolah selalu melempar jambu saat berjalan pulang
tak penting dapat mentah atau masak segera digigitnya dengan lahap
usia mereka memang suka berebut apa saja sebagai bentuk perjuangan
sekaligus keakraban di antara sebayanya
Kalau kebetulan didapatinya aku sedang mengambil buah yang jatuh
mereka ramah meminta jatah dalam antrean
walau kadang tinggal separuh sisa gigitan kelelawar malam sebelumnya
dan itu berarti bibit tanaman baru segera muncul di tempat jatuh
menyusup daun rumput, dipindahkan oleh semut yang mencium aromanya
anakku selalu menjerit ketika menginjak tanah
semut-semut itu tak mau diganggu jalannya
walau begitu pekarangan rumahku jadi teduh
daun-daun gugur berserak kubakar saat senja
dan esok pagi tanah subur kembali oleh embunmu jua

Rabu, 04 Maret 2009

TOPI YANG LEBAR

Menggembalakan bebek ke sawah
selalu dibekali tongkat dan topi tradisi
selalu menggiring pada arah yang berlawanan
dan bayangan wajah dengan sorot mata tajam di bawah matahari

Leher yang jenjang berbaris berdesakan
selalu berirama kwek-kwek di pematang
selalu hormat tanah yang terbaca pada paruhnya
dan bayangan wajahnya sendiri di bawah air kecoklatan sisa bajak

Selasa, 03 Maret 2009

BINTANG-BINTANG

Saat melihat bintang dengan mata telanjang
adalah saat matahari tidak kita lihat dengan mata telanjang
walaupun ada bulan atau tanpa bulan

Batas langit yang terjauh
adalah rasi bintang terkecil yang masih tampak kilaunya
di luar itu hanya bintang-bintang berputar di atas kepala

Pelajaran astronomi saat bermain di halaman sebelum tidur
tanpa sorot lampu dengan voltase tinggi
telah mengajarkan kita lebih dari mata kucing

Sampai kita kembali memandang
bintang berlompatan, jatuh, atau terbakar saat memasuki atmosfir
cahayanya nyaring dalam buaian