Selasa, 11 Januari 2011

LULUH HUJAN


Seberapa banyak musim mencurahkan hujan di atas
menghempas juga sampai ke bawah
butir-butir air yang tajam
mengiris kikis lereng
menenggelamkan rumah lembah
dan tumpah ke jalan

Berbondong mereka kembali ke barak pengungsian
dengan atau tanpa kewaspadaan bekal perjalanan
berpacu dengan basah
berkejaran dengan material vulkanik
dan tiba-tiba semua menjadi gelap

Tak ada kunang-kunang di ladang
bahkan katak tak perlu melompat untuk berpindah rumah
tinggal bermain luncuran batu yang tergelincir hujan
mungkin mereka akan tersesat nanti
tapi siapa peduli

Seberapa kubik mereka terima di bawah
untuk diangkut kembali ke depo penampungan
membangun kehidupan dari limpahan bencana di hulu
dan mengalir sungai-sungai kenangan
dalam lubuk hati yang paling tahan derita.

Tidak ada komentar: