Seharusnya foto mampu bercerita sendiri
tanpa harus mengingat kembali waktu,
ruang tajam,
komposisi,
kontras warna, dan bingkai gambar
menandai kehadiran kita di sini.
Peristiwa demi peristiwa menggeser percakapan
antara bisik dan keluh,
mungkin sama sekali tak penting untuk diperdebatkan,
tapi bicara selalu kita dengar tanpa harus menunggu.
Dengan hanya menunjuk di mana engkau duduk atau berdiri,
pemandangan itu tertata sedemikian hati dalam kenang yang bisu.
2017
Tidak ada komentar:
Posting Komentar