Kamis, 22 Oktober 2009

DERMAGA 2

Mungkin kau masih berpikir pada larut begini:
mengapa orang-orang tak mengambil waktu tidurnya?
dengan beringsut dari palka ke palka
memanggul berkarung-karung pupuk untuk petani
dan asap rokok yang tak berhenti mengepul

Mungkin kau masih bertahan pada larut begini:
mengapa bongkar muat dikerjakan di dermaga malam?
dengan sorot lampu bagai baling-baling
berjalan melambat di antara bising deru mesin kapal
dan kelasi bersandar tangan menunggu fajar kembali

Tidak ada komentar: