Selasa, 24 November 2009

PUING 2: Buah Kakao yang Jatuh

Di kebun yang luas siapa mau mengawasi sepanjang hari
bila rumput liar tumbuh di sekitar
bila hewan liar menjarah buah ranum di pohon rindang
bila angin menggoyangkan ranting
dan tukang rumput menemukan sisa buah tergeletak di tanah

suatu hari aku memungutnya
suatu hari aku tertangkap mandor mengambil buah kakao jatuh
suatu hari aku meminta maaf atas keberanianku
suatu hari aku bertemu di kantor polisi untuk berdamai tanpa biaya
suatu hari aku divonis hakim atas barang bukti buah kakao
dan suatu hari aku menangis di jalan pulang

Ternyata tanah-tanah itu tidak menjamin kelangsungan hidupku lebih layak
ternyata pohon-pohon itu tidak untuk berteduh saat matahari siang
ternyata orang-orang itu tidak lebih arif dari petani

Tidak ada komentar: