Engkau pasti tak berharap udara bersembunyi di rimbun dedaunan menyelinap pada tangkup yang menggigil percakapan teman-teman peronda dalam seruput kopi kental buatan tadi sore emak sering meluangkan waktu mengantar ke sana dengan beberapa potong ubi rebus dan sedikit pesan: besok jangan lupa kembalikan gelas di samping luar pintu.
Engkau pasti tak berharap juga sungai di belakang rumah menggelegak saat semua penghuni kampung terlelap tidur karena tentu tak siap ketika alarm dibunyikan tanda evakuasi mendadak.
Bisikkanlah di jalan pulang bahwa pintu-pintu telah tertutup rapat sehingga tak terdengar derit kayu yang menggigil tanpa selimut
Kita memang bertugas jaga di luar rumah malam ini di antara kantuk dan denging nyamuk tetapi bulan yang mengerling di langit tinggal menyisakan bayang-bayang kabut
yang segera menjelma embun pagi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar