Senin, 24 November 2008

OMBAK LAUT PARANG TRITIS

Mengunjungimu serasa menelusuri garis pantai
yang terus bergelora dalam cerita mitologi Jawa
orang-orang membawa sedekah laut lengkap dengan sesaji
dan pakaian upacara keraton

Mereka bersila mendengarkan ombakmu
menyalakan dupa wewangian di altar persembahan
sampai ada isyarat waktu dari tengah laut
dan labuhan harus dituntaskan

Gulungan air ke arah pantai
akan membawa aromamu kembali
berkeriap pada ujung kaki telanjang
dan gemerisik buih membasuh tanah basah

Tidak ada komentar: